Short Story

Wudhu merupakan salah satu syarat sah wajib sholat. Wudhu telah diatur di dalam Al-qur’an dan telah di praktikan oleh Rasulullah SAW agar kita bisa mengikuti nya dengan baik dan benar. Akan tetapi, dalam praktik nya kita sering melupakan bahwa Rasul wudhu dengan jumlah air yang sedikit demi mencukupi kebutuhan air bersih untuk kebutuhan lainnya. Di Indonesia sendiri, kebutuhan air bersih di beberapa kota ataupun desa sangat melimpah dan hal ini yang menjadikan orang yang berwudhu memakai air bersih dalam jumlah yang sangat banyak. Sehingga ini menimbulkan kemubazziran yang dalam satu ayat Al-Qur’an dikatakan bahwa orang yang mubazzir merupakan teman dari syaithan.

Untuk itu, tim jalan amal mengadakan program ‘Bangun tempat wudhu masjid ramah lingkungan’ yang bertujuan untuk mensosialisasikan masyarakat agar berhemat dalam menggunakan air wudhu. Diharapkan program ini dapat mengurangi air yang terbuang sia-sia dari wudhu sebanyak 30% atau bahkan lebih. Jumlah ini bahkan bisa menutupi kebutuhan air bersih lainnya seperti untuk di konsumsi ataupun di gunakan pada kegiatan Thaharah lainnya seperti mandi.

Bangun Tempat Wudhu Masjid Ramah Lingkungan

by admin jalan amal

Dinilai 0 dari 5
  • Rp500,000,000.00

    Funding Goal
  • Rp0.00

    Funds Raised
  • Campaign Never Ends

    Campaign End Method
Raised Percent :
0%
Minimum amount is Rp Maximum amount is Rp
Rp
yayasan jalan amal nusantara, Indonesia
admin jalan amal

admin jalan amal

10 Campaigns | 0 Loved campaigns

See full bio

Campaign Story

Wudhu adalah salah satu hal utama yang wajib dilakukan sebelum beribadah sholat. Dalam pelaksanaanya, wudhu memiliki syarat sah dan rukun atau kewajiban sehingga ibadah kita sesuai dengan aturan syariat. Berikut ini rukun dan syarat-syarat sah dalam berwudhu:

  • Menggunakan air suci untuk berwudhu.
  • Air yang digunakan adalah air halal dan bukan air curian.
  • Membersihkan benda-benda yang dapat menghalangi air menyentuh kulit, seperti cat kuku dll.

Dari aspek tata ruang, masih seringnya ditemui tempat wudhu dengan sirkulasi yang kurang baik, diantaranya adalah aksesibilitas tempat wudhu yang harus dicapai dengan memutar tempat shalat, tempat wudhu dan tempat shalat tidak berada dalam satu batas suci, serta letak toilet yang berada di dekat tempat wudhu sehingga dikhawatirkan air cipratan toilet tercampur ke dalam tempat wudhu dan menyebabkan najis.

Hingga sekarang belum terdapat rekomendasi bagaimana penggunaan air yang efisien dalam kegiatan wudhu, baik ditinjau dari komponen jenis kran maupun pemanfaatan kembali limbah air wudhu. Permasalahan lain yang menjadi ganjalan bagi pelaku wudhu adalah fasilitas tempat wudhu yang cukup penting bagi pengguna, diantaranya adalah tempat untuk meletakkan barang-barang yang masih melekat pada tubuh ketika memasuki area wudhu, seperti jam tangan, kacamata, peci/kopiah, sarung, jilbab, asesoris, dan sebagainya. Selain itu, permukaan lantai yang licin menjadi permasalahan penting, karena dapat membahayakan pengguna.

Berdasarkan hal itu, Yayasan Jalan Amal Nusantara bermaksud mewujudkan program Bangun Tempat Wudhu Ramah Lingkungan.

  1. Pembuatan pembatas suci melalui kolam air pembatas di area wudhu
  2. Mengedukasi penggunaan air dan listrik yang efisien melalui stikerisasi hemat energi, spanduk atau papan pengumuman

Kami akan membentuk tim satuan tugas, para tukang yang ahli mendesain dan membuat kolam air pembatas. Mereka akan membangun tempat wudhu ramah lingkungan disetiap masjid yang membutuhkan, program ini diharapkan penggunaan air lebih hemat, penggunaan listrik lebih irit namun kesucian tempat wudhu tetap terjaga.

Name Donate Amount Date

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Bangun Tempat Wudhu Masjid Ramah Lingkungan”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *